<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS NU KEPAHIANG</title> 
				<description>nukepahiang.or.id merupakan media online yang mempublikasikan serta memberikan informasi seputaran kegiatan NU Kepahiang, Lembaga dan BANOM</description>
				<link>https://nukepahiang.or.id/</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>Tahun Baru Islam 1448 H bersama PC NU Kepahiang</title>
						                <link>https://nukepahiang.or.id/berita/detail/tahun-baru-islam-1448-h-bersama-pc-nu-kepahiang</link>
						                <description>TABLIGH AKBAR DAN KHITANAN MASSAL MENYAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1 MUHARRAM 1448 HPENGURUS CABANG NAHDLATUL ULAMA KABUPATEN KEPAHIANGKERJASAMA DENGAN DESA GUNUNG AGUNG KECAMATAN BERMANI ILIRMasjid Al-ikhlas Gunung Agung, 24 Juni 2026Dalam rangka menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah, PCNU Kabupaten Kepahiang bekerjasama dengan Pihak Desa Gunung Agung Kecamatan Bermani Ilir menggelar serangkaian kegiatan keagamaan yang dimulai dengan Tabligh Akbar dan khitanan Massal pada Rabu (24/6) di Masjid Al-Ikhlas Desa Gunung Agung Kecamatan Bermani Ilir.Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menghadirkan Buya M. Shafrullah A, M.H.I, Gr, Pimpinan Pondok Pesantren Shofi Al-Mubarrod Talang Tige Beliau Juga Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Kepahiang, Hadir langsung dalam kegiatan tersebut:1. Bapak Dr.  Hartono, S.Pd. SH. M.Pd, MH Sekda/ Mustasyar PCNU Kph juga Mewakili Bupati Kepahiang. 2. Bapak Dr. Imam Ghozali, M.Pd Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepahiang. 3. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Prov Bengkulu dan Rombongan4. Perwakilan Badan Kesbang Pol Kabupaten Kepahiang5. Bapak Suryadi, S.Sos Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Kepahiang6. Bapak Hamka, S.Sos Camat Bermani Ilir7. Bapak Ali Akbar, S.Ag. MH Kepala KUA Bermani Ilir8. Bapak Iptu Adi Saputra, S.Sos Kapolsek Bermani Ilir dan Jajaran 9. Bapak Kapten Inf. Retno Suwarno Danramil 409-10/ Bermani Ilir10. Kepala Puskesmas Embong Ijuk, Keban Agung, Kembang Seri Kecamatan Bermani Ilir11. Bapak H. Mutohari, S.St Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI Kabupaten Kepahiang beserta Anggota12. Bapak Aryandi Kepala Desa Gunung Agung, Para Perangkat, Tokoh Agama, Lembaga Adat, Tokoh Perempuan dan Tokoh Pemuda beserta Para Linmas yang Bertugas13. Beserta Para Jajaran Pengurus PCNU dan badan Otonom beserta Lembaga di PCNU Kabupaten KepahiangBersama sejumlah pejabat tokoh masyarakat. Tabligh Akbar yang dirangkaikan dengan bakti sosial yaitu Khitanan Massal dibantu oelh Tim Dinas Kesehatan, Puskesmas Embong Ijuk, Puskesmas Keban Agung, Puskesmas Kembang Seri beserta Tim dari PPNI Kabupaten Kepahiang, sebagai bentuk rasa syukur dan harapan atas datangnya tahun baru Islam.Bapak Bupati Kepahiang melalui Sekda Kepahiang Bapak Hartono menyampaikan pentingnya momen Tahun Baru Islam sebagai ajang perenungan dan peningkatan kualitas diri. “Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram ini adalah saat yang tepat bagi kita semua untuk melakukan muhasabah, introspeksi diri, dan memperkuat tekad memperbaiki akhlak serta kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat,”Dalam ceramahnya, Buya M. Shafrullah A, M.H.I, Gr mengajak masyarakat menjadikan momentum pergantian tahun Hijriah sebagai sarana introspeksi diri dan memperbaiki kualitas ibadah kepada Allah SWT. Menurutnya, 1 Muharram bukan sekadar pergantian kalender Islam, melainkan waktu yang tepat untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik. “Tahun baru Hijriah adalah momentum untuk berhijrah, meninggalkan kebiasaan buruk menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih dekat kepada Allah SWT," ujar Shafrullah.Selain mengajak jamaah untuk terus memperbaiki diri, Buya Shafrullah juga menekankan pentingnya memperbanyak zikir dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyebut zikir sebagai salah satu amalan yang dapat menenangkan hati sekaligus mendekatkan seorang hamba kepada Sang Kholik."Jangan pernah tinggalkan zikir. Dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tenang dan kehidupan akan dipenuhi keberkahan," pesannya di hadapan jamaah.Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya rasa syukur atas setiap nikmat yang diberikan Allah SWT. Menurutnya, bersyukur merupakan kunci untuk memperoleh tambahan nikmat dan keberkahan dalam hidup."Syukur adalah kunci kebahagiaan. Ketika kita bersyukur, Allah akan menambah nikmat dan memudahkan urusan kehidupan kita," tambahnya.Khitanan massal yang diikuti 65 anak keluarga tidak mampu dari desa dan kelurahan dalam Kecamatan Bermani Ilir beserta kecamatan tetangga . Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama PCNU, Desa Gunung Agung beserta BKMT Kec. Bermani Ilir, sebagai bentuk pelayanan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat.Supran Efendi Ketua PCNU Kabupaten Kepahiang yanmg didampingi Bapak Aryandi Kepala Desa Gunung Agung menjelaskan bahwa perayaan tahun ini disusun dengan berbagai kegiatan bermakna.“Mulai Tabligh Akbar hingga sunatan massal. Harapannya, 1 Muharram ini menjadi awal yang baik untuk meningkatkan akhlak dan semangat kebersamaan masyarakat Kabupaten Kepahiang,” ujarnya.Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, menjadikan 1 Muharram 1448 H sebagai momen yang penuh makna dan keberkahan bagi Kabupaten Kepahiang.</description>
					                </item><item>
						                <title>1 Tahun Kepemimpinan Gus Supran dan Buya Syafrullah</title>
						                <link>https://nukepahiang.or.id/berita/detail/1-tahun-kepemimpinan-gus-supran-dan-buya-syafrullah</link>
						                <description> 1 tahun Pimpinan Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kepahiang tahun 2025-2030Setahun Mengabdi, Merawat Asa, Memperkuat UkhuwahRenungan di Usia 1 Tahun PC NU KepahiangBismillahirrahmanirrahim.Alhamdulillah, puja dan puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufik, serta inayah-Nya, sehingga Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Kepahiang dapat melangkah hingga usia satu tahun. Satu tahun yang terasa singkat, namun sarat dengan sejuta makna perjuangan.Satu tahun lalu, kita bersama-sama meresmikan pelantikan wadah perjuangan ini. Bukan sekadar struktur organisasi, bukan pula sekadar simbol formal, melainkan harapan besar warga nahdliyin di Bumi Kepahiang ini. Hari ini, kita diajak untuk merenung: sudah sejauh apa kita mengisi amanah ini?Momentum Intropeksi DiriRenungan pertama adalah mengingat kembali niat awal. PC NU Kepahiang didirikan untuk menjadi jam’iyyah yang membawa keberkahan, menjadi pelita di tengah dinamika masyarakat, serta menjadi benteng akidah Ahlussunnah wal Jamaah. Setahun berjalan, sudahkah kita menjadi rahmat bagi lingkungan sekitar? Ataukah justru kita masih disibukkan dengan perkara-perkara yang tidak substansial?Mari kita evaluasi. Setahun ini, sudah berapa banyak program yang benar-benar menyentuh akar rumput? Seberapa kuat kita menjaga silaturahmi dengan para kiai, ustadz, dan seluruh warga NU di pelosok Kepahiang? Jangan biarkan usia satu tahun hanya berlalu tanpa catatan pengabdian yang nyata.Merawat Kebersamaan di Tengah TantanganSatu tahun juga mengajarkan kita bahwa mengurus organisasi sebesar NU bukanlah perkara mudah. Kita dihadapkan pada tantangan: dari keterbatasan sumber daya, dinamika internal, hingga derasnya arus informasi yang sering memecah belah umat. Namun, di situlah makna ukhwah (persaudaraan) diuji.Kita belajar bahwa NU bukan milik segelintir orang, melainkan milik seluruh nahdliyin. Perbedaan pendapat adalah rahmat, asalkan dikembalikan pada adab dan keputusan bersama. Mari kita jadikan momen satu tahun ini untuk kembali merekatkan barisan. Tak ada lagi rasa "aku", "kami", atau "mereka". Yang ada hanyalah "kita": satu tubuh dalam naungan syura, ta'awun, dan tawasuth.Optimisme untuk Langkah ke DepanUsia satu tahun adalah usia belia. Masih panjang jalan yang harus ditempuh. Ke depan, tantangan akan semakin berat. Radikalisme, kemiskinan, buta aksara Al-Qur'an, serta melemahnya ekonomi umat adalah pekerjaan rumah yang tidak bisa ditawar. PC NU Kepahiang harus hadir dengan solusi konkret:1. Penguatan Pendidikan Agama – Menghidupkan kembali majelis taklim di setiap ranting dan anak ranting. Bahkan membuat lembaga pendidikan dan pondok pesantren dibawah LP Maarif NU2. Pemberdayaan Ekonomi – Menggerakkan koperasi pesantren dan UMKM berbasis nahdliyin.3. Layanan Sosial – Menjadi garda terdepan dalam kebencanaan dan bantuan untuk kaum dhuafa.4. Politik yang Menyejukkan – Menjunjung tinggi nilai kebangsaan dan persatuan di tahun politik.Penutup: Merajut Asa untuk Kepahiang yang BerkahMarilah kita jadikan satu tahun ini sebagai titik tolak untuk bangkit lebih kuat. Jangan pernah lelah berkhidmat demi agama, bangsa, dan tanah tercinta. Mari kita buktikan bahwa NU Kepahiang adalah organisasi yang abadi untuk jam'iyyah, bukan hanya untuk kepentingan sesaat.Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi setiap langkah kita. Semoga Khidmah kita diterima sebagai amal shaleh. Kepahiang seimbang, NU tetap di hati, dan Indonesia tetap jaya.Selamat milad satu tahun untuk PC NU Kepahiang. Teruslah berkibar, menebar rahmat untuk semesta.Wallahul muwafiq Ila AqwamithorieqWassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Ditulis dalam rangka mengenang satu tahun perjuangan.Kepahiang, 6 Mei 2026</description>
					                </item><item>
						                <title>Penyerahan IJOP MTs MA\\\\</title>
						                <link>https://nukepahiang.or.id/berita/detail/penyerahan-ijop-mts-ma</link>
						                <description>Penyerahan IJOP MTs MA'ARIF  NU PLUS Kepahiang ..Diterima Langsung Oleh Bapak Kepala Kanwil KEMENAG Prov. Bengkulu " Bapak Dr. H. Saefudin, S.Ag.,M.Si " Selasa, 21 April 2026</description>
					                </item><item>
						                <title>Buka Bersama di PC NU Kepahiang</title>
						                <link>https://nukepahiang.or.id/berita/detail/buka-bersama-di-pc-nu-kepahiang</link>
						                <description>nukepahiang, pada puasa romadhan ke 10 tepatnya tanggal 28 Februari PC Nu Kepahiang melaksanakan kegiatan buku puasa bersama dengan banom dan anak lembaga, lebih kurang berjumlah 52 orang yang hadir. sebelum buka puasa diadakan rapat persiapan penerimaan zakat fitrah dan zakat profesi serta mall di bulan romadhan ini. hasil dari pertemuan itu akan diadakan buka posko di tuku kopi untuk penerimaan ZIS dari tanggal 12 s.d 17 Maret 2026. kegiatan buka puasa dihadiri oleh Pak Zainal juga saat ini menjabat sebagai DPRD Propinsi Bengkulu, dilanjut dengan safari romadhan yang diadakan di kec. ujan mas dan kec kepahiang. </description>
					                </item><item>
						                <title>Safari Romadhan di Masjid Taqwa Daspetah I</title>
						                <link>https://nukepahiang.or.id/berita/detail/safari-romadhan-di-masjid-taqwa-daspetah-i</link>
						                <description>NU Kepahiang, Kegiatan Safari Romadhan dilakukan pada malam ke 10 romadhan di masjid Taqwa diakhiri dengan membaca tahlil bersama jamaah sholat tarawih. </description>
					                </item><item>
						                <title>ZAKAT FITRAH</title>
						                <link>https://nukepahiang.or.id/berita/detail/zakat-fitrah</link>
						                <description>Zakat Fitrah </description>
					                </item><item>
						                <title>Digdaya NU (Digital Data Raya NU) </title>
						                <link>https://nukepahiang.or.id/berita/detail/digdaya-nu-digital-data-raya-nu-</link>
						                <description>Digdaya NU (Digital Data Raya NU) bukan sekadar aplikasi biasa, melainkan sebuah SuperApp yang dirancang untuk menjadi "tulang punggung" digital bagi jutaan warga Nahdliyin. Secara teknis, ekosistem ini bekerja dengan mengintegrasikan manajemen data anggota, layanan sosial, dan ekonomi dalam satu pintu.Berikut adalah rincian cara kerja sistem Digdaya NU:1. Sistem Integrasi Data (Single Sign-On)Digdaya NU menggunakan basis data terpusat yang menghubungkan data Kartanu (Kartu Anggota NU) secara digital.Verifikasi Identitas: Setiap anggota melakukan registrasi dengan validasi NIK (Kependudukan) untuk memastikan data yang masuk akurat dan unik.Satu Akun untuk Semua: Dengan satu identitas digital, anggota bisa mengakses berbagai layanan di bawah naungan badan otonom NU tanpa harus mendaftar ulang di platform yang berbeda-beda.2. Pengelolaan Organisasi Berbasis Data (Big Data)Bagi pengurus PBNU hingga tingkat ranting, sistem ini bekerja sebagai alat bantu pengambilan keputusan:Pemetaan Potensi: Organisasi dapat melihat persebaran profesi, usia, dan tingkat pendidikan anggota secara real-time.Komunikasi Dua Arah: Pengurus dapat mengirimkan instruksi atau informasi resmi secara langsung kepada anggota, meminimalisir risiko hoaks.3. Ekosistem Layanan TerpaduDalam operasionalnya, Digdaya NU berfungsi melalui beberapa modul utama:Modul Keagamaan: Menyediakan akses ke jadwal salat, arah kiblat, hingga kitab-kitab digital (turats) yang telah terkurasi.Modul Ekonomi (Fintech): Sistem ini bekerja layaknya dompet digital. Anggota dapat melakukan transaksi pembayaran tagihan, pembelian pulsa, hingga belanja di gerai-gerai binaan NU secara nontunai.Modul Sosial: Terintegrasi dengan lembaga zakat (LAZISNU) untuk memfasilitasi pembayaran zakat, infak, dan sedekah secara transparan. Pengguna dapat memantau status penyaluran dana mereka melalui aplikasi.4. Keamanan dan Kemandirian ServerBerbeda dengan aplikasi umum yang menyewa infrastruktur pihak ketiga secara bebas, Digdaya NU ditekankan pada aspek kedaulatan data. Sistem ini dikelola pada infrastruktur server yang lebih privat untuk menjaga kerahasiaan data jutaan warga NU dari penyalahgunaan pihak luar.</description>
					                </item><item>
						                <title>PC NU Kepahiang melaksanakan safari Romadhan ke Desa Tapak Gedung</title>
						                <link>https://nukepahiang.or.id/berita/detail/pc-nu-kepahiang-melaksanakan-safari-romadhan-ke-desa-tapak-gedung</link>
						                <description>PC NU Kepahiang melaksanakan safari Romadhan ke Desa Tapak Gedung</description>
					                </item><item>
						                <title>Digjaya NU</title>
						                <link>https://nukepahiang.or.id/berita/detail/digjaya-nu</link>
						                <description>Dunia teknologi kini tidak lagi hanya menjadi ranah perusahaan rintisan di Silicon Valley, tetapi juga telah merambah ke organisasi keagamaan terbesar di dunia, Nahdlatul Ulama (NU). Memasuki abad kedua berdirinya, NU secara agresif melakukan transformasi digital untuk memastikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah tetap relevan di tengah disrupsi teknologi. Upaya ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan langkah strategis untuk mengelola jutaan anggota yang tersebar di seluruh dunia melalui pendekatan berbasis data.Salah satu terobosan utama yang menjadi sorotan adalah pengembangan Digdaya NU, sebuah ekosistem digital terpadu yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan organisasi. Aplikasi ini berfungsi sebagai platform multifungsi, mulai dari pendataan anggota melalui Kartu Anggota NU (Kartanu), akses terhadap literatur keagamaan, hingga layanan sosial dan ekonomi. Dengan teknologi ini, PBNU berusaha menciptakan tata kelola organisasi yang lebih transparan dan akuntabel.Di sektor pendidikan, jaringan pesantren di bawah naungan NU mulai mengadopsi teknologi Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI). Beberapa pesantren modern kini menggunakan sistem manajemen pembelajaran digital untuk memantau perkembangan santri secara real-time. Selain itu, digitalisasi naskah-naskah kuno karya ulama nusantara tengah gencar dilakukan agar khazanah pemikiran Islam tradisional dapat diakses secara global dalam format digital yang interaktif.Keamanan siber juga menjadi perhatian serius bagi organisasi ini. Mengingat besarnya basis massa NU, perlindungan data pribadi anggota menjadi prioritas utama. PBNU kabarnya mulai menggandeng ahli teknologi informasi untuk membangun infrastruktur server yang mandiri dan aman. Langkah ini diambil untuk menghindari ketergantungan pada platform pihak ketiga serta melindungi narasi keagamaan dari ancaman hoaks dan radikalisme digital.Ekonomi digital pun tidak luput dari sasaran transformasi. Melalui pengembangan platform e-commerce dan dompet digital khusus, NU berupaya membangkitkan kemandirian ekonomi umat. Dengan memanfaatkan jejaring warga NU yang sangat besar, platform ini memfasilitasi transaksi produk-produk lokal dari UMKM milik nahdliyin, menciptakan ekosistem ekonomi sirkular yang didukung oleh teknologi pembayaran terkini.Di bidang kesehatan, NU melalui jaringan rumah sakitnya mulai mengintegrasikan layanan telemedicine. Inovasi ini memungkinkan masyarakat di pelosok daerah untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis tanpa harus menempuh jarak yang jauh. Penggunaan rekam medis elektronik yang terintegrasi antar cabang rumah sakit NU juga menjadi bukti bahwa standarisasi teknologi mulai diterapkan secara merata di berbagai lini pengabdian masyarakat.Fenomena kecerdasan buatan (AI) juga direspon dengan bijak melalui kajian-kajian fikih kontemporer. NU secara aktif mengadakan forum-forum diskusi untuk membahas etika penggunaan AI dalam perspektif hukum Islam. Hal ini menunjukkan bahwa NU tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga berperan sebagai penentu arah moral dalam penggunaan teknologi tersebut, memastikan bahwa inovasi tetap selaras dengan kemaslahatan manusia.Media sosial juga menjadi medan dakwah baru yang dikelola secara profesional. NU kini memiliki ribuan relawan digital yang tergabung dalam "Cyber NU" untuk memproduksi konten-konten kreatif yang menyejukkan. Penggunaan algoritma untuk menyebarkan pesan perdamaian dan toleransi menjadi strategi utama dalam melawan konten-konten ekstremis yang sering kali mendominasi ruang digital.Menariknya, NU juga mulai melirik teknologi blockchain untuk transparansi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dengan blockchain, para donatur dapat melacak aliran dana mereka secara langsung dan memastikan bantuan sampai kepada yang berhak. Transparansi berbasis teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga filantropi di bawah naungan organisasi.Secara keseluruhan, transformasi teknologi di tubuh Nahdlatul Ulama mencerminkan semangat "merawat jagat, membangun peradaban". Dengan memadukan nilai tradisional dan inovasi modern, NU membuktikan bahwa agama dan teknologi dapat berjalan beriringan. Langkah ini menjadi inspirasi bagi organisasi sosial keagamaan lainnya untuk tidak takut beradaptasi dengan perubahan zaman demi pelayanan umat yang lebih baik.</description>
					                </item><item>
						                <title>7 (TUJUH) HAL YANG SECARA TIDAK DISADARI  DAPAT MEMBATALKAN PUASA KITA :</title>
						                <link>https://nukepahiang.or.id/berita/detail/7-tujuh-hal-yang-secara-tidak-disadari--dapat-membatalkan-puasa-kita-</link>
						                <description>7 (TUJUH) HAL YANG SECARA TIDAK DISADARI  DAPAT MEMBATALKAN PUASA KITA :1. DUDUKDuduk di warung padang kemudian memesan rendang adalah membuat kita batal tetapi kalo duduk dan ngobrol kemudian memesan es teh manis itu batal juga.2. BERLARI KENCANGBerlari kencang menuju warteg lalu memesan teh botol adalah dapat membatalkan puasa juga, apalagi setelah itu memesan Indomie rebus3. MELEMPAR UANG LOGAMMelempar uang Logam dapat membatalkan puasa jika lemparan uang tersebut ditangkap Penjual Es Degan kemudian PenjualEs Degan menghadiahkan kita segelas Es Degan dan gorengan.4. TERSENYUMTersenyum dapat membatalkan puasa jika kita tersenyum sehabis meminum Coca Cola dipinggir jalan kemudian memesan lagi Fanta dan Sprite.5. MELAMUNMelamun dapat membatalkan puasa jika sambil diiringi kepulan asap rokok dari mulut.6. MAIN  WAMain WA juga dapat membatalkan puasa jika sambil diiringi minum kopi dan sepiring goreng pisang, tetapi kalo sambil ngerokok itu namanya keterlaluan…7. KENTUTKentut sehabis makan ubi goreng juga dikategorikan sebagai hal yang membatalkan puasa.Kentutnya aja udah membatalkan wudhu, apalagi makan ubi gorengnya.Demikianlah 7 (tujuh) hal2 yg secara tidak disadari dapat membatalkan puasa... Mudah2an puasa kita selalu dapat terjaga.</description>
					                </item></channel>
  	</rss>